Fee Agen BRILink 2025 setelah naik Admin menjadi Rp 5000
PoinTru.com - Perubahan tarif admin pada transaksi BRILink kembali menarik perhatian para agen. Mulai tanggal 27 September 2025, beberapa menu transaksi mengalami penyesuaian biaya yang tentu berimbas pada skema pembagian fee agen BRILink. Hal ini menjadi penting karena berdampak langsung pada margin keuntungan yang diterima oleh para pelaku bisnis BRILink.
Kebijakan kenaikan admin ini bukan berlaku untuk semua jenis transaksi. Namun, beberapa fitur utama memang sudah ditetapkan dengan tarif baru. Agen perlu memahami detailnya agar tidak salah dalam menyampaikan informasi kepada nasabah maupun dalam menghitung potensi keuntungan sendiri.
Salah satu alasan perubahan ini adalah bentuk penyesuaian layanan perbankan yang dinamis. Selain itu, pembagian fee antara bank dengan agen tetap mengikuti skema tertentu, meski ada beberapa informasi terbaru di kalangan grup agen yang memunculkan perdebatan terkait persentase bagi hasil.
Perubhan detail admin transaksi BRILink
Beberapa menu yang mengalami penyesuaian biaya adalah Setor Simpanan dan Tarik Tunai dengan kartu ATM BRI. Untuk transaksi setor tunai ke rekening nasabah, biaya admin kini Rp 5000 dengan fee agen sebesar Rp 2500. Sementara itu, tarik tunai menggunakan ATM BRI juga dikenakan biaya Rp 5000 dengan fee serupa Rp 2500.
Untuk menu Transfer BRI menggunakan kartu ATM BRI, masih berlaku tarif admin Rp 3000 dengan fee Rp 1500 bagi agen. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh agen yang ingin tetap menawarkan opsi biaya lebih rendah kepada nasabah.
Kemudian, tarik tunai tanpa kartu melalui BRImo tetap dikenakan admin Rp 3000 dan fee Rp 1500 bagi agen. Jadi, tidak semua transaksi terdampak kenaikan ini. Beberapa fitur masih tetap memakai tarif lama, terutama yang berbasis layanan digital.
Pembgaian fee dan penyesuaian pada BPJS
Pembagian hasil admin masih berlaku prinsip 50:50 antara bank dan agen untuk admin Rp 5000. Namun, untuk transaksi dengan admin Rp 3000, ada informasi beredar bahwa pembagiannya menjadi 75% untuk BRI dan hanya 25% untuk agen. Meski begitu, hal ini belum dipastikan permanen karena kemungkinan bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan resmi.
Sementara itu, menu layanan BPJS Ketenagakerjaan juga ikut terdampak. Biaya admin naik dari Rp 2500 menjadi Rp 3500. Agen mendapatkan fee Rp 1750 dari setiap transaksi, sesuai pantauan terbaru per 2 Oktober 2025. Kenaikan ini menunjukkan bahwa tidak hanya fitur inti perbankan, namun juga layanan tambahan ikut menyesuaikan tarifnya.
Dengan adanya perubahan ini, agen memiliki pilihan. Jika ingin tetap memberikan biaya ringan kepada nasabah, mereka dapat menggunakan menu Transfer BRI dengan kartu ATM yang masih bertarif Rp 3000. Namun, untuk layanan lain memang harus mengikuti tarif baru yang sudah ditentukan.
Akhir Kata
Perubahan biaya admin pada layanan BRILink ini memperlihatkan bagaimana sistem perbankan menyesuaikan skema bisnisnya. Agen diharapkan mampu beradaptasi dan memilih menu transaksi yang paling sesuai dengan strategi layanan mereka kepada nasabah.
Untuk membaca artikel lainnya di Blog PoinTru ini, silahkan bisa lihat di halaman Sitemap!
Posting Komentar