Cara Buat Foto AI Realistis Pakai Prompt iPhone
Daftar Isi
Ingin hasil foto AI yang tampak seperti jepretan iPhone asli? Pelajari teknik prompt foto amatir yang sangat realistis di PoinTru.com sekarang.
PoinTru.com - Pernah gak sih Anda merasa bosan dengan hasil gambar AI yang terlihat terlalu "sempurna" hingga malah terkesan palsu? Saya seringkali merasa hasil generate AI standar terlihat seperti poster film yang terlalu banyak polesan. Padahal, tren saat ini justru mengarah pada estetika foto amatir yang terasa lebih manusiawi dan jujur, seolah-olah hanya diambil menggunakan kamera ponsel biasa di pinggir jalan.
Rahasia Foto AI Tampak Seperti "Jepretan Asli" Kunci utama untuk mendapatkan hasil yang luar biasa realistis bukan hanya terletak pada model AI yang digunakan, melainkan pada detail prompt yang kita susun. Masalah yang sering dihadapi pengguna adalah gambar yang dihasilkan tidak memiliki tekstur kulit yang nyata atau pencahayaan yang berlebihan. Dengan menggunakan teknik amateur iPhone photography, kita bisa menciptakan kesan foto RAW tanpa pengeditan yang justru memberikan nilai otentisitas tinggi. Berdasarkan analisis saya terhadap teknik prompt terbaru, berikut adalah susunan instruksi yang bisa Anda gunakan untuk mendapatkan hasil foto hiper-realis dengan gaya lokal Indonesia:Foto amatir yang diambil dengan iPhone. Gunakan wajah dari foto yang diunggah sebagai SATU-SATUNYA referensi wajah yang AKURAT — pertahankan proporsi wajah 1:1, geometri yang akurat, kemiripan, usia, dan ekspresi. Jangan ubah fitur wajah bahkan sebesar 1% pun. Tanpa hiasan, tanpa stilisasi.
Adegan: kawasan di pinggir jalan, suasana sejuk angin berembus kecil, banyak mobil parkir di belakang dengan sedikit blur tapi bisa terlihat, duduk di bangku plastik di angkringan dengan nama angkringan "ANGKRINGAN MAS SAKTI".
Pose dan Aksi: Kamera sedikit di bawah ketinggian mata dan dekat dengan subjek. Model duduk di atas kursi plastik khas Indonesia, bahu rileks, kepala melihat ke arah kamera, satu tangan memegang sate ayam sedang menunjukan ke arah kamera sambil tersenyum.
Pakaian: Memakai jaket parasut berwarna putih garis biru dan merah di tengah jaket, sedikit oversize bertulisan "ERIGO" berwarna merah, gelang minimalis, kain matte dengan tekstur rajutan yang terlihat.
Emosi: Senyum alami yang hangat.
Pencahayaan: Cahaya lampu mobil dari samping (berwarna kuning pudar), kilauan hangat yang spektakuler pada kulit dan pakaian, bayangan lembut yang panjang, kontras sinematik, hanya pencahayaan alami, tanpa lampu kilat (flash).
Kulit Realistis: Tekstur kulit hiper-realistis, pori-pori terlihat, ketidaksempurnaan yang nyaris tidak terlihat, kilau kulit alami.
Rambut: Garis tumbuh alami, helaian rambut individu terlihat, sorotan matahari yang halus.
Tangan: Tekstur kulit alami, transisi cahaya lembut pada buku jari, kuku realistis.
Kamera dan Tampilan: Foto diambil dengan iPhone, pembingkaian amatir, cakrawala sedikit miring, gambar RAW, kompresi jpeg, grain sedang, nada warna alami, tanpa pengeditan (retouching), kedalaman ruang yang dangkal (bokeh). Ar 3:4.
Langkah Praktis Menggunakan Prompt Ini
Agar hasil yang Anda dapatkan maksimal, saya sarankan mengikuti langkah-langkah berikut:
Siapkan Foto Referensi: Gunakan foto wajah yang memiliki pencahayaan jelas untuk membantu AI mengenali fitur wajah secara akurat.
Pilih Platform AI: Prompt ini bekerja sangat baik pada model seperti Midjourney (dengan parameter --iw), Stable Diffusion, atau Flux.
Jangan Gunakan Filter: Biarkan AI memproses detail grain dan noise secara alami agar kesan jepretan iPhone tetap terjaga.
Perhatikan Aspek Rasio: Gunakan Ar 3:4 untuk meniru proporsi foto standar smartphone.
Akhir Kata
Teknik prompt foto amatir ini membuktikan bahwa kecanggihan AI tidak harus selalu tentang kemewahan visual, tapi bisa tentang menangkap momen sehari-hari yang terasa nyata. Dari pengamatan saya, detail kecil seperti "kursi plastik" atau "nama angkringan" sangat membantu menciptakan konteks lokal yang kuat. Semoga prompt ini membantu Anda bereksperimen lebih jauh dengan karya digital yang lebih hidup!
Baca artikel lainnya, cek aja di Sitemap.
Posting Komentar