Tradisi Lebaran 2026 yang Mulai Berubah (Hilangnya Sungkem Fisik?)

Daftar Isi
Opini sentimental tentang pergeseran budaya silaturahmi di era serba digital.
Opini sentimental tentang pergeseran budaya silaturahmi di era serba digital.

Kadang saya rindu masa kecil dulu. Lebaran itu artinya keliling satu kampung, ketuk pintu tetangga, salaman sampai tangan pegal, dan dapat angpao recehan yang bikin saku baju berat. Tapi sepertinya di Lebaran 2026 ini, suasananya sudah beda banget.

Perubahan zaman dan teknologi pelan-pelan menggeser tradisi kita. Ada rasa sedih, tapi ada juga sisi praktisnya. Mari kita lihat apa saja yang mulai hilang dan berganti.

Angpao Digital (QRIS)

Dulu anak-anak kecil antre minta uang baru. Sekarang? Ponakan saya yang SMP malah sodorin QR Code atau minta transfer ke e-wallet. "Biar praktis Om, bisa langsung buat beli skin game," katanya.

Praktis sih iya. Kita tidak perlu ribet tukar uang baru di bank yang antrenya minta ampun. Tapi rasanya ada interaksi yang hilang. Sensasi memegang amplop tebal itu tidak tergantikan oleh notifikasi transfer sukses.

Open House Virtual

Sejak pandemi dulu, kita jadi terbiasa silaturahmi lewat layar HP. Ternyata kebiasaan itu keterusan sampai sekarang. Banyak keluarga yang anggota keluarganya tersebar di luar negeri memilih Zoom meeting daripada pulang kampung.

Hemat ongkos memang. Tapi sinyal lag dan suara putus-putus itu tidak bisa menggantikan pelukan hangat nenek atau aroma opor ayam buatan ibu yang cuma bisa dicium langsung.

Hampers Menggantikan Kunjungan

Dulu kita datang bawa rantang atau kue kaleng. Sekarang cukup pesan hampers cantik lewat aplikasi ojek online, kirim, beres. "Maaf gak bisa mampir, kirimannya aja ya."

Ini solusi buat kaum introvert atau yang sibuk kerja. Tapi dampaknya, rumah-rumah orang tua di kampung jadi makin sepi tamu. Cuma tumpukan kardus paket yang datang silih berganti.

Refleksi Diri

Apakah perubahan ini buruk? Tidak juga. Zaman memang berubah dan kita harus adaptasi. Tapi bagi saya pribadi, selagi masih ada umur dan rezeki, pulang fisik itu wajib. Teknologi boleh maju, tapi sentuhan manusia itu obat rindu yang paling mujarab.

Posting Komentar

Baca Juga Artikel Terbaru

Memuat artikel...