Cara bayar bayar belnjaan pakai QRIS
PoinTru.com - Saya masih ingat pertama kali Saya coba bayar pakai QRIS di warung nasi padang langganan. Bapak penjualnya langsung bilang, "Ini bayar pakai apa, Mas? HP?" Sekarang, dua tahun kemudian, bapak itu sudah pasang QR code QRIS di tokonya dan bangga bisa cerita ke pelanggan tentang cara penggunaannya. QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard memang sudah mengubah cara jutaan orang Indonesia bertransaksi.
QRIS Itu Apa dan Kenapa Penting Banget?
Sebelum ke tutorial, penting untuk Anda pahami dulu konsep dasarnya. QRIS adalah standar kode QR pembayaran yang dikembangkan oleh Bank Indonesia. Intinya, satu kode QR bisa dibayar dari aplikasi mana saja - GoPay, OVO, Dana, ShopeePay, BRImo, BCA Mobile, dan puluhan aplikasi lainnya. Anda tidak perlu lagi bingung, "Eh, warung ini nerima GoPay nggak ya?" Karena kalau ada logo QRIS, semuanya bisa.
Oh iya, ini penting: QRIS itu gratis untuk pembeli. Nol rupiah. Tidak ada biaya tambahan saat Anda membayar menggunakan QRIS, apapun aplikasinya.
Langkah Bayar dengan QRIS dari Berbagai Aplikasi
Nah sekarang bagian praktisnya. Meski tampilannya berbeda-beda, cara kerja QRIS di semua aplikasi pada dasarnya sama.
- Buka aplikasi dompet digital Anda (GoPay, OVO, Dana, ShopeePay, atau m-banking)
- Cari tombol "Bayar" atau "Scan QR" di halaman utama
- Arahkan kamera ke kode QR QRIS yang ada di kasir atau di meja merchant
- Pastikan nominal yang muncul sudah sesuai - kalau merchant belum input harga, Anda perlu masukkan sendiri
- Konfirmasi pembayaran dengan PIN atau biometrik (sidik jari/face ID)
- Tunggu notifikasi "Pembayaran Berhasil" - biasanya muncul dalam 3-5 detik
Semudah itu. Tidak perlu siapkan uang receh, tidak perlu tunggu kembalian, dan yang paling saya suka - ada riwayat transaksi otomatis yang bisa Anda cek kapan saja.
Perbandingan QRIS di Berbagai Aplikasi Dompet Digital
| Aplikasi | Biaya Scan QRIS | Cashback QRIS | Limit Transaksi |
|---|---|---|---|
| GoPay | Gratis | Situasional (promo) | Rp 10 juta/transaksi |
| OVO | Gratis | OVO Points | Rp 10 juta/transaksi |
| Dana | Gratis | Cashback berkala | Rp 10 juta/transaksi |
| ShopeePay | Gratis | Koin Shopee | Rp 10 juta/transaksi |
| BRImo | Gratis | Poin BRI | Rp 10 juta/transaksi |
Menariknya, meskipun semua aplikasi menyediakan layanan QRIS dengan biaya yang sama (gratis), perbedaannya ada pada program loyalitas masing-masing. Kalau Anda aktif belanja di Shopee, membayar QRIS lewat ShopeePay bisa mengumpulkan koin yang kemudian bisa ditukar diskon. Cerdas, kan?
Tips dan Trik QRIS yang Jarang Orang Tahu
Ada beberapa hal yang Saya pelajari dari penggunaan QRIS selama ini. Pertama, saat membayar di tempat yang ramai, minta kasir untuk menampilkan QR code di layar mereka - lebih mudah di-scan daripada print yang sudah kusut. Kedua, jika scan gagal, coba bersihkan kamera HP Anda atau perbaiki sudut pencahayaan. Ketiga, simpan bukti pembayaran QRIS di gallery - berguna jika ada sengketa transaksi.
Satu lagi - Anda bisa bayar QRIS bahkan saat sinyal internet lemot. Beberapa aplikasi mendukung mode offline untuk QRIS yang akan sinkronisasi begitu koneksi pulih. Fitur ini sangat berguna saat berada di pasar tradisional atau area basement.
Akhir Kata
Jadi, intinya QRIS adalah cara bayar yang paling praktis dan universal yang saat ini ada di Indonesia. Dari pengalaman Saya, begitu Anda terbiasa pakai QRIS, susah banget balik ke cara lama pakai uang tunai untuk transaksi kecil. Kalau ada pertanyaan, feel free buat komen di bawah ya!
Untuk membaca artikel lainnya, cek aja diSitemap.
Posting Komentar