Mengenal 4 Jenis Kertas Percetakan & Fungsinya

Daftar Isi
mengenal 4 jenis kertas percetakan dan fungsinya untuk kebutuhan cetak

PoinTru.com - Anda pernah nggak sih, datang ke percetakan terus bengong pas ditanya "mau pakai kertas apa, Mas/Mbak?" Saya pernah. Waktu itu saya cuma mau cetak undangan sederhana, eh malah ditawarin lima jenis kertas dengan nama yang asing semua di telinga saya. HVS, Art Carton, Linen, Splendorgel, saya cuma bisa manggut-manggut sok ngerti padahal dalam hati bingung setengah mati.

Nah, dari pengalaman itu saya jadi penasaran dan mulai cari tahu lebih dalam. Ternyata mengenal 4 jenis kertas percetakan dan fungsinya itu nggak serumit yang saya bayangkan. Malah, begitu paham, milih kertas jadi terasa kayak milih baju, tinggal sesuaikan sama acaranya.

Kenapa Sih Jenis Kertas Ini Penting Banget?

Coba bayangkan Anda bikin kalender meja pakai kertas HVS biasa. Tipis, gampang melengkung, berdiri aja susah. Atau sebaliknya, Anda cetak dokumen sehari-hari pakai kertas tebal mahal. Boros, kan? Di situlah letak masalahnya. Banyak orang, termasuk saya dulu, menganggap kertas ya kertas aja. Padahal setiap jenis punya karakter sendiri yang menentukan hasil akhir produk cetakan Anda.

Saya jadi ingat video singkat dari tim Snapy yang kebetulan saya tonton beberapa waktu lalu. Mereka menjelaskan empat jenis kertas paling umum dengan cara yang gampang dicerna, lengkap dengan contoh produk nyata di depan kamera. Setelah nonton itu, saya merasa "oh, ternyata begini toh bedanya."

Kertas HVS, si Andalan Sehari-hari

HVS ini ibarat teman lama yang selalu ada. Dipakai buat print dokumen harian, tugas kantor, sampai fotokopi. Warnanya putih polos, permukaannya halus tapi nggak licin, harganya juga bersahabat. Kalau Anda kerja kantoran, hampir pasti setiap hari bersentuhan dengan kertas jenis ini tanpa sadar.

Yang menarik, HVS itu fleksibel. Mau cetak hitam putih atau berwarna, sama-sama oke. Makanya kertas ini jadi pilihan default di hampir semua percetakan dan tempat fotokopi. Simpel, praktis, nggak neko-neko.

Art Carton, Kertas Tebal yang Berani Berdiri Tegak

Nah, ini beda cerita. Kalau Anda butuh material yang lebih kaku dan kokoh, Art Carton jawabannya. Saya sempat lihat demonstrasi kalender meja berspiral dengan cetakan maskot Snapy di dalamnya, dan yang bikin saya kagum, halaman kalender itu bisa berdiri tegak sempurna tanpa melengkung sedikit pun. Coba deh pakai HVS untuk kalender meja, dijamin lembek dan gampang jatuh.

Ketebalan Art Carton inilah yang bikin kertas ini jadi favorit untuk kartu nama, katalog produk, sampai qcard. Ada rasa "premium" yang langsung terasa begitu Anda pegang kartu nama berbahan Art Carton dibanding kertas biasa.

  • Cocok untuk kartu nama dan katalog produk
  • Ideal untuk kalender meja karena kaku dan tidak mudah melengkung
  • Sering dipakai untuk qcard di berbagai bisnis
Tips dari saya, kalau produk cetak Anda perlu berdiri sendiri atau dipegang berulang kali, pilih kertas dengan ketebalan minimal setara Art Carton biar awet.

Kertas Linen, Sentuhan Elegan yang Bikin Beda

Anda pernah pegang undangan pernikahan yang terasa bertekstur, agak kasar tapi elegan? Itu kemungkinan besar kertas Linen. Teksturnya khas, memberi kesan mewah tanpa harus berlebihan. Selain undangan, Linen juga sering dipakai untuk kartu nama dan sertifikat yang ingin tampil beda dari yang lain.

Menariknya, saya lihat ada juga yang memakai Linen sebagai sampul notebook A5 berspiral. Hasilnya kuat sekaligus bertekstur, jauh dari kesan sampul buku biasa yang licin dan biasa saja. Ini semacam bukti kalau Linen fleksibel, nggak cuma buat undangan doang.

Splendorgel, Kualitas Premium untuk Momen Spesial

Ini dia jenis kertas yang bikin saya paling penasaran. Permukaannya halus banget, hampir kayak beludru kalau diraba. Wajar sih kalau Splendorgel jadi pilihan utama untuk kartu ucapan, undangan mewah, sampai sertifikat penghargaan.

"Kalau Splendorgel karena permukaannya halus, biasa dibuat untuk kartu nama, kartu ucapan, terus undangan. Hasilnya lebih premium."

Saya juga sempat lihat contoh piagam penghargaan berwarna keemasan yang dicetak di atas Splendorgel. Warnanya tajam, tintanya keluar dengan sempurna, nggak ada kesan pudar sama sekali. Wah, ini beneran bikin saya mikir, "pantas aja sertifikat resmi selalu terlihat mewah."

Perlu diingat, harga Splendorgel biasanya lebih tinggi dibanding HVS atau Art Carton. Jadi pastikan Anda memang butuh kesan premium sebelum memilihnya, ya.

Jadi, Mana yang Harus Anda Pilih?

Sebenarnya nggak ada jawaban baku soal kertas mana yang "terbaik". Semua tergantung kebutuhan Anda. Mau cetak dokumen harian, HVS sudah cukup. Butuh produk yang kokoh dan bisa berdiri sendiri, Art Carton pilihannya. Ingin kesan elegan tanpa terlalu mencolok, Linen jawabannya. Dan kalau Anda mengejar kesan premium maksimal untuk momen penting, Splendorgel nggak akan mengecewakan.

Saya sendiri sekarang jadi lebih pede kalau ke percetakan. Nggak lagi manggut-manggut bingung waktu ditanya soal jenis kertas. Rasanya kecil sih, tapi cukup bikin pengalaman cetak-mencetak jadi lebih menyenangkan.

Akhir Kata

Jadi, intinya memahami perbedaan HVS, Art Carton, Linen, dan Splendorgel akan sangat membantu Anda menentukan material yang pas sebelum ke percetakan. Dari pengalaman saya, sekali Anda paham karakter masing-masing kertas, keputusan jadi jauh lebih cepat dan hasil cetakan pun lebih memuaskan. Artikel terkait mengenal 4 jenis kertas percetakan dan fungsinya ini bisa ngasih Anda gambaran yang lebih jelas. Kalau ada pertanyaan atau pengalaman serupa, feel free buat komen di bawah ya!

Untuk membaca artikel lainnya beberapa ada dibawah, dan untuk lengkapnya cek aja di Sitemap.

Posting Komentar

Baca Juga Artikel Terbaru

Memuat artikel...