Terima Bayaran Turis Pakai QRIS Antarnegara
PoinTru.com - Pernah nggak sih, ada turis asing dateng ke warung Anda, mau beli sesuatu, tapi bingung bayarnya gimana? Saya pernah ngalamin situasi mirip kayak gini. Sebagai Agen BRILink yang tiap hari berhadapan sama transaksi keuangan, Saya sering banget ketemu cerita dari merchant kecil yang kehilangan potensi penjualan cuma gara-gara nggak bisa terima pembayaran dari turis asing. Nah, kabar baiknya, sekarang ada QRIS antarnegara yang bikin warung Anda bisa terima bayaran dari turis India dan Jepang tanpa perlu repot tukar uang.
Jujur, Saya awalnya juga nggak ngeh soal fitur ini. Saya baru tahu setelah baca-baca beberapa artikel dan nonton video di internet. Ternyata Bank Indonesia udah kerja sama dengan India dan Jepang buat nyambungin sistem pembayaran digital mereka. Keren banget kan? Saya coba rangkum semuanya di sini biar Anda nggak perlu browsing sana-sini lagi.
Kenapa QRIS Antarnegara Ini Penting Buat Warung Anda?
Oke, Saya kasih gambaran dulu ya. Bayangin ada turis India yang lagi jalan-jalan di Bali atau Yogya, terus mampir ke warung Anda buat beli kopi atau oleh-oleh. Biasanya mereka harus tukar uang dulu di money changer, atau bayar pakai kartu kredit yang biaya transaksinya lumayan bikin dompet nangis. Ribet, kan?
Dengan QRIS antarnegara, turis itu tinggal buka aplikasi pembayaran di HP mereka, scan kode QRIS yang udah ada di warung Anda, dan selesai. Uangnya langsung masuk ke rekening Anda dalam bentuk Rupiah. Nggak perlu deal sama dollar atau rupee. Saya sendiri waktu pertama kali baca soal ini langsung mikir, "Wah, ini game changer buat UMKM Indonesia!"
Negara Mana Aja yang Udah Terkoneksi?
Dari yang Saya pelajari, QRIS antarnegara ini bukan cuma buat India dan Jepang. Thailand, Malaysia, Singapura, sama China juga udah duluan terkoneksi. Tapi Saya fokuskan tulisan ini ke India dan Jepang karena keduanya punya cerita menarik masing-masing.
| Negara | Sistem Pembayaran | Status per 2026 | Keterangan |
|---|---|---|---|
| India | UPI (Unified Payments Interface) | Tahap integrasi teknis | Target operasional penuh akhir 2026 |
| Jepang | JPQR Global | Sudah aktif sejak Agustus 2025 | Diluncurkan bertepatan HUT RI ke-80 |
| Thailand | PromptPay | Sudah aktif | Terkoneksi sejak 2022 |
| Malaysia | DuitNow QR | Sudah aktif | Terkoneksi sejak 2022 |
| Singapura | PayNow | Sudah aktif | Terkoneksi sejak 2023 |
| China | Alipay, WeChat Pay | Sudah aktif | Terkoneksi melalui kerjasama bilateral |
Update QRIS Indonesia-India, Kapan Bisa Dipakai?
Ini yang banyak orang tanya. Jadi, Bank Indonesia (BI) dan Reserve Bank of India (RBI) udah tanda tangan MoU pada 7 Maret 2024 di Mumbai untuk menghubungkan QRIS dengan UPI India. Menurut Sandeep Chakravorty, Duta Besar India untk Indonesia, target penyelesaian integrasinya di akhir tahun 2026.
Kenapa India penting banget? Karena India itu penyumbang turis asing terbesar ketiga ke Indonesia. Data dari Jakarta Globe menunjukkan ada 222.470 kunjungan turis India di periode Januari sampai Mei 2026. Angka yang lumayan fantastis, dan itu baru lima bulan pertama.
Saya nggak bisa bayangin berapa banyak transaksi yang bisa ditangkap kalau warung-warung kita udah siap terima pembayaran dari mereka. Sebagai orang yang tiap hari ngadepin transaksi digital, Saya yakin ini peluang yang sayang banget kalau dilewatin.
Gimana dengan Jepang? Udah Jalan!
Nah, kalau Jepang justru udah duluan. QRIS di Jepang diluncurkan lewat kolaborasi dengan JPQR Global pada 17 Agustus 2025, pas banget di Hari Kemerdekaan kita. Menurut Filianingsih Hendarta, Deputi Gubernur Bank Indonesia, peluncuran ini jadi tonggak penting buat interkoneksi pembayaran digital Asia.
Artinya, kalau ada turis Jepang scan QRIS di warung Anda sekarang, itu udah bisa jalan. Saya sempat kaget juga waktu tau ini, karena ternyata banyak pemilik usaha yang belum ngeh. Padahal fiturnya udah aktif hampir setahun loh!
Apa yang Anda Butuhkan Sebelum Mulai?
Sebelum masuk ke langkah-langkahnya, pastikan dulu Anda udah punya beberapa hal ini. Anggap aja ini checklist persiapannya.
- Kode QRIS yang sudah aktif dan terdaftar di bank atau penyedia jasa pembayaran (PSP) Anda
- Aplikasi merchant dari bank Anda, misalnya BRILink Mobile, Gojek Merchant, atau aplikasi QRIS.id
- Koneksi internet yang stabil di lokasi usaha
- Stiker QRIS yang terpasang jelas dan mudah dipindai oleh pelanggan
- Rekening bank aktif untuk menerima settlement dalam Rupiah
Panduan Langkah demi Langkah Terima Pembayaran Turis Asing
Oke, sekarang masuk ke bagian yang paling ditunggu. Saya coba susun langkah-langkahnya sesimpel mungkin biar gampang diikuti.
Langkah 1, Pastikan QRIS Anda Masih Aktif dan Terdaftar
Cek dulu ke bank atau PSP tempat Anda daftar QRIS. Hubungi customer service mereka dan tanyakan apakah QRIS Anda sudah mendukung transaksi antarnegara. Biasanya, kalau QRIS Anda terdaftar resmi di jaringan switching nasional, otomatis udah support.
Saya sarankan buat cek ini langsung lewat aplikasi merchant. Di BRILink misalnya, Anda bisa lihat status merchant Anda di menu pengaturan. Atau kalau ragu, dateng aja langsung ke kantor cabang bank terdekat.
Langkah 2, Update Aplikasi Merchant ke Versi Terbaru
Ini sering banget dilupakan orang. Pastikan aplikasi merchant di HP Anda udah versi paling baru. Update-an biasanya nambah fitur notifikasi untuk transaksi internasional. Kalau aplikasinya jadul, bisa-bisa Anda nggak terima notifikasi waktu ada turis yang bayar.
Langkah 3, Pasang Stiker QRIS di Tempat yang Mudah Terlihat
Taruh stiker QRIS di posisi yang gampang dilihat dan dijangkau pelanggan. Dekat kasir itu lokasi paling ideal. Kalau bisa, tambahin tulisan kecil "We Accept International Payments" atau "QRIS Accepted" biar turis asing langsung paham.
Saya pernah baca tips dari merchant di Bali yang bilang, turis asing itu kadang nggak tau kalau warung kecil bisa terima pembayaran digital. Jadi visual cue itu penting banget.
Langkah 4, Pahami Cara Kerja Transaksi dari Sisi Turis
Biar Anda nggak bingung waktu ada turis yang mau bayar, Saya jelasin alurnya dari sisi mereka ya.
Untuk turis India yang pakai UPI, mereka tinggal buka aplikasi pembayaran kayak Google Pay, PhonePe, atau Paytm di HP mereka. Terus scan kode QRIS Anda. Sistem secara otomatis menghitung konversi dari Rupee ke Rupiah pakai skema Local Currency Settlement. Jadi nggak perlu lewat konversi dollar dulu, yang biasanya bikin kurs lebih mahal.
Untuk turis Jepang, prosesnya mirip. Mereka scan QRIS pakai aplikasi yang mendukung JPQR Global. Konversi dari Yen ke Rupiah juga otomatis.
Yang Anda perlu lakukan cuma satu, yaitu tunggu notifikasi masuk di aplikasi merchant. Kalau udah bunyi "ting", berarti pembayaran berhasil.
Langkah 5, Cek Notifikasi dan Pastikan Uang Masuk
Setelah turis scan dan bayar, buka aplikasi merchant Anda. Cek di bagian riwayat transaksi atau notifkasi. Harusnya ada keterangan bahwa transaksi berasal dari luar negeri, lengkap dengan jumlah dalam Rupiah yang akan Anda terima.
Settlement, yaitu proses uangnya beneran masuk ke rekening Anda, biasanya terjadi dalam waktu T+1 atau paling lambat T+2. Artinya, satu sampai dua hari kerja setelah transaksi.
Langkah 6, Catat dan Pantau Transaksi Secara Berkala
Saya saranin buat rutin ngecek laporan transaksi Anda. Ini penting buat rekonsiliasi dan mastiin nggak ada transaksi yang terlewat. Dari pengalaman Saya jadi Agen BRILink, kebiasaan catat transaksi itu simpel tapi sering disepelein. Padahal efeknya gede banget buat kesehatan keuangan usaha.
Keuntungan Finansial Buat Pemilik Warung
Anda mungkin bertanya, "Emang worth it ya terima pembayaran turis lewat QRIS?" Saya jawab, sangat worth it. Dan ini bukan asal ngomong, tapi berdasarkan data yang Saya kumpulkan.
Total nilai transaksi QRIS antarnegara untuk transaksi inbound, yaitu turis asing belanja di Indonesia, udah mencapai Rp1,85 triliun sampai kuartal II 2026. Menurut data Bank Indonesia, angka ini terus naik setiap kuartalnya.
Biaya Transaksi Lebih Rendah Dibanding Kartu Kredit
Ini yang bikin Saya semangat. Biaya transaksi QRIS itu jauh lebih murah dibanding kalau Anda terima pembayaran lewat kartu kredit internasional. Kartu kredit biasanya kenain MDR sekitar 2-3%, belum lagi biaya konversi mata uang. QRIS antarnegara pakai skema LCS atau Local Currency Settlement, jadi kursnya lebih kompetitif karena konversi langsung dari mata uang lokal tanpa lewat dollar AS.
Buat warung kecil dan UMKM, selisih biaya ini lumayan banget kalau ditotal sebulan. Anda bisa hemat cukup signifikan.
Nggak Ada Biaya Integrasi Tambahan
Ini yang bikin Saya makin yakin. Anda nggak perlu bayar apa-apa tambahan buat bisa terima pembayaran turis asing. Kode QRIS yang udah Anda punya itu udah cukup. Bank Indonesia yang ngurus interkoneksinya di level infrastruktur. Jadi dari sisi merchant, Anda tinggal terima bersih aja.
Tips dan Antisipasi Masalah Umum
Dari yang Saya baca di berbagai forum dan artikel, ada beberapa masalah yang sering muncul. Saya coba rangkum biar Anda bisa antisipasi.
- Koneksi internet lemot bisa bikin proses scan gagal. Pastikan sinyal di tempat usaha Anda stabil
- Stiker QRIS yang udah pudar atau rusak bisa bikin scan error. Ganti secara berkala
- Kalau notifikasi nggak muncul, jangan langsung panik. Cek manual di riwayat transaksi aplikasi merchant
- Untuk transaksi dengan India yang belum fully operational, ada kemungknan turis belum bisa pakai UPI di Indonesia sampai akhir 2026
- Komunikasi sama turis asing, siapkan kalimat simpel dalam bahasa Inggris kayak "Please scan this QR code to pay"
Alternatif Kalau Turis Nggak Bisa Scan QRIS
Ada kalanya HP turis nggak kompatibel atau aplikasi mereka lagi error. Kalau itu terjadi, Anda bisa kasih opsi pembayaran tunai atau arahkan mereka ke ATM terdekat. Nggak ideal memang, tapi setidaknya Anda nggak kehilangan pelanggan. Oh iya, beberapa warung di daerah wisata juga mulai sediain mesin EDC sebagai backup. Bisa jadi pertimbangan juga buat Anda.
Daftar Negara yang Udah Terkoneksi QRIS
Buat referensi tambahan, ini daftar negara yang sistem pembayarannya udah terhubung sama QRIS Indonesia. Saya susun berdasarkan info yang Saya dapat dari berbagai sumber di internet.
| Negara | Aplikasi Pembayaran | Sejak Kapan |
|---|---|---|
| Thailand | Bangkok Bank, K PLUS, TrueMoney | 2022 |
| Malaysia | Maybank, Touch 'n Go, Boost | 2022 |
| Singapura | DBS PayLah!, OCBC Pay Anyone | 2023 |
| Jepang | Aplikasi berbasis JPQR Global | Agustus 2025 |
| India | Google Pay, PhonePe, Paytm (segera) | Target akhir 2026 |
| China | Alipay, WeChat Pay | Aktif |
Lumayan banyak kan? Dan ini masih terus bertambah. Bank Indonesia berencana memperluas koneksi ke lebih banyak negara di masa depan.
Catatan Terakhir
Oke, Saya mau jujur. Saya bukan pakar pembayaran digital atau ekonom. Semua yang Saya tulis di artikel ini hasil dari browsing, baca artikel orang lain, dan nonton beberapa video penjelasan di YouTube. Tapi sebagai Agen BRILink yang jga punya usaha percetakan rumahan, Saya merasa topik QRIS antarnegara ini relevan banget sama keseharian Saya dan mungkin juga keseharian Anda yang punya usaha kecil.
Intinya, peluangnya udah ada di depan mata. Turis India dan Jepang itu pasar yang gede, dan QRIS antarnegara bikin kita bisa nangkep peluang itu tanpa keluar biaya tambahan. Tinggal siap-siap aja. Kalau Anda punya pengalaman atau info tambahan soal ini, share dong di kolom komentar. Saya juga masih belajar dan seneng banget kalau bisa diskusi bareng.
Baca artikel lainnya, cek aja di Sitemap.
Posting Komentar