Lewati ke konten utama
Target Transaksi Agen BRILink 2026 Bocoran!

Target Transaksi Agen BRILink 2026 Bocoran!

Tutorial/How-to
12 menit baca 2,500 views

Target transaksi agen brilink 2026 untuk kelas Juragan, Jawara, dan Pemula

PoinTru.com – Tahun baru lagi nih, dan seperti biasa, pikiran langsung melayang ke satu hal yang bikin deg-degan sekaligus semangat. Target baru! Saya masih inget banget tahun kemarin pas awal 2025, banyak temen-temen agen yang sampai begadang ngitung-ngitung fee based mereka buat bisa naik kelas. Ada yang berhasil, ada juga yang gigit jari. Nah, sekarang kita udah masuk 2026, dan kabar baiknya adalah saya dapet bocoran tentang target transaksi agen brilink 2026 yang sepertinya bakal jadi penentu nasib usaha kita tahun ini.

Tapi tunggu dulu ya, sebelum Anda langsung loncat ke kesimpulan atau malah panik duluan. Saya mau kasih disclaimer jujur di sini. Info yang bakal saya bagikan ini masih berstatus bocoran, belum ada surat resmi dari BRI pusat yang keluar. Jadi anggap aja ini sneak peek atau gambaran awal yang bisa Anda jadiin bahan persiapan. Kalau nanti ada update resmi, pasti saya bahas lagi lebih detail.

Kenapa Sih Kita Harus Peduli Sama Target Ini

Pertanyaan bagus. Saya sendiri dulu sempet mikir, emang ngaruh banget ya kalau kita capai target atau enggak? Ternyata oh ternyata, ini bukan cuma soal gengsi atau titel Juragan doang. Ada banyak fasilitas yang beda banget antara agen yang produktif sama yang biasa-biasa aja. Bayangin gini, Anda punya outlet ramai tapi saldo sering kosong pas nasabah mau tarik tunai gede. Frustasi kan? Nah, kalau Anda udah masuk kelas tertentu, masalah kayak gini bisa diminimalisir banget.

Dari pengalaman Saya mengamati berbagai outlet di wilayah Jakarta, perbedaan treatment antara agen kelas atas dengan kelas bawah itu kayak bumi dan langit. Yang satu dapet kemudahan akses, yang lain harus perjuangin segala sesuatu dengan effort ekstra. Makanya saya pengen Anda tau sedini mungkin tentang target tahun ini biar bisa mulai strategi dari sekarang.

Tiga Kelas Masih Dipertahankan, Apa Bedanya

Oke, langsung ke inti pembahasannya. Kemungkinan besar di tahun 2026 ini struktur kelasnya masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Ada tiga tingkatan yang jadi benchmark performa agen laku pandai kita, mulai dari kelas Pemula, naik ke Jawara, sampai puncaknya di kelas Juragan. Masing-masing punya tantangan dan reward yang berbeda jauh.

Saya bakal jelasin satu per satu dengan detail yang hopefully bisa ngasih Anda gambaran jelas. Tapi inget ya, angka-angka yang saya sebutin ini masih bocoran awal. BRI lagi nyusun target finalnya di awal tahun, jadi bisa aja ada sedikit penyesuaian nanti. Makanya penting banget buat terus update informasi.

Kelas Juragan, Kelasnya Para Sultan Outlet

Ini dia kelas paling atas yang jadi impian hampir semua agen. Saya enggak bohong kalau bilang target untuk masuk kelas Juragan tuh bikin ngeri sekaligus penasaran. Siap dengar angkanya? Fee based yang harus Anda raih itu mencapai 4 juta rupiah per bulan. Iya, Anda enggak salah baca, empat juta sebulan!

Tapi itu baru separuh cerita. Untuk bisa ngumpulin fee based segitu, sales volume atau perputaran uang di outlet Anda minimal harus nyentuh angka 1,5 miliar per bulan. Wah, ini angka yang bikin kepala pusing duluan kalau dipikirin. Tapi percaya deh, ada kok temen-temen yang udah berhasil mencapai level ini, dan hasilnya memang luar biasa banget.

Kelas Juragan bukan cuma soal gengsi. Ini adalah level dimana BRI beneran nganggap Anda sebagai mitra bisnis strategis dengan akses penuh ke berbagai fasilitas premium.

Menurut pengamatan Saya, agen yang berhasil masuk kelas Juragan biasanya punya beberapa kesamaan. Lokasinya strategis, punya base nasabah yang loyal, dan yang paling penting adalah mereka konsisten dalam layanan. Enggak ada yang instan di sini, semuanya butuh proses dan kerja keras.

Kelas Jawara, Sweet Spot untuk Agen Berkembang

Nah, kalau Anda merasa target Juragan terlalu tinggi untuk saat ini, tenang aja. Ada kelas Jawara yang menurut Saya adalah sweet spot banget untuk agen yang lagi berkembang. Di kelas ini, target fee based Anda adalah 750 ribu rupiah per bulan dengan minimal sales volume 250 juta rupiah per bulan.

Angka ini jauh lebih realistis buat outlet yang lokasinya mulai ramai dan punya transaksi rutin setiap hari. Saya pernah bantu hitung target temen yang outletnya di area perumahan padat. Dengan strategi yang tepat, dia bisa capai angka ini dalam waktu sekitar 4 bulan sejak dia mulai serius fokus.

Yang bikin kelas Jawara ini menarik adalah balance antara effort dan reward-nya. Anda enggak perlu terlalu ngoyo sampai burnout, tapi tetep dapet fasilitas yang cukup ngebantu operasional harian. Ini tuh kayak stepping stone yang solid sebelum Anda eventually naik ke Juragan.

Kelas Pemula, Starting Point yang Penting Dipahami

Sekarang kita bahas kelas yang jadi starting point hampir semua agen, yaitu kelas Pemula. Di sini ada twist menarik yang perlu Anda pahami. Kelas Pemula ini dibagi jadi dua kategori lagi, produktif dan non-produktif. Perbedaannya terletak pada pencapaian target minimal.

Untuk bisa masuk kategori produktif di kelas Pemula, Anda cuma perlu menghasilkan fee based 60 ribu rupiah sebulan. Iya, cuma 60 ribu! Ini angka yang super kecil dan seharusnya bisa dicapai siapa aja yang serius jalani bisnis agen laku pandai. Kalau Anda enggak bisa capai angka segitu, jujur aja saya bakal bertanya-tanya apakah Anda beneran serius atau cuma coba-coba.

Jangan remehkan kelas Pemula produktif. Ini adalah fondasi penting yang menentukan track record Anda di mata BRI untuk kenaikan kelas berikutnya.

Yang bikin saya kadang kasihan tuh lihat agen yang stuck di kelas Pemula non-produktif. Padahal kalau mereka mau sedikit lebih effort, target 60 ribu itu gampang banget dicapai. Coba pikir, kalau Anda bisa layani 2-3 transaksi transfer antar bank sehari aja, udah bisa ngumpulin fee based lebih dari cukup.

Perbandingan Target Ketiga Kelas BRILink 2026

Kelas AgenTarget Fee Based/BulanMinimal Sales Volume/BulanKategori
JuraganRp 4.000.000Rp 1.500.000.000Premium Elite
JawaraRp 750.000Rp 250.000.000Menengah Aktif
Pemula ProduktifRp 60.000Tidak DitentukanDasar Produktif
Pemula Non-ProduktifDi bawah Rp 60.000Tidak DitentukanDasar Pasif

Fasilitas Mewah yang Bikin Ngiler, Ini Dia Bedanya

Nah, sekarang kita masuk ke bagian yang paling seru. Kenapa sih kita harus repot-repot kejar target dan naik kelas? Selain komisi yang jelas lebih gede, BRI punya segudang fasilitas khusus yang cuma dikasih ke agen kelas atas. Saya bakal breakdown satu per satu biar Anda makin termotivasi.

Dana Talangan dengan Limit Fantastis

Pernah enggak Anda ngalamin momen awkward pas nasabah mau tarik tunai puluhan juta tapi saldo Anda pas-pasan? Saya sering banget denger keluhan kayak gini dari agen-agen pemula. Nah, kalau Anda udah masuk kelas Jawara atau Juragan, masalah ini hampir enggak ada lagi.

Fasilitas dana talangan untuk kelas Juragan itu limitnya bisa mencapai 200 juta rupiah! Bayangin aja, Anda punya backup dana segede itu dengan proses pencairan yang cepet. Enggak ada lagi drama harus nolak nasabah atau minta mereka balik lagi besok. Ini game changer banget buat operasional harian.

Buat kelas Jawara juga dapet fasilitas ini kok, meskipun limitnya enggak sebesar Juragan. Sementara kelas Pemula tetep ada dana talangan tapi cuma maksimal 10 juta doang. Cukup buat transaksi kecil menengah, tapi ya gitu deh, enggak sekuat kelas atas.

Call Center Khusus, Enggak Perlu Antre Lama

Ini dia yang sering bikin frustasi para agen. Pernah kan Anda telpon PAB atau Call Center tapi enggak ada respon atau harus nunggu lama banget? Nah, untuk agen kelas Jawara dan Juragan, BRI sediain jalur Call Center khusus yang terpisah dari yang regular.

Artinya kalau ada masalah transaksi, Anda bisa langsung ditangani sama tim yang lebih responsif. Enggak perlu antre berjam-jam atau ngerasain pengalaman ditaro on-hold sampai frustasi. Waktu adalah uang, dan fasilitas ini beneran ngirit waktu Anda banget.

Nomor Call Center khusus untuk Jawara dan Juragan berbeda dengan nomor regular. Pastikan Anda simpan nomor ini begitu naik kelas supaya bisa langsung manfaatin fasilitasnya.

Branding dan Identitas Eksklusif

Sekarang kita ngomong soal penampilan outlet. Percaya enggak percaya, branding itu penting banget buat ningkatin kepercayaan nasabah. Outlet yang keliatan profesional dan eksklusif bakal lebih gampang menarik customer baru.

Agen Jawara dan Juragan bakal dapet akrilik khusus yang dipasang di outlet mereka. Ini bukan cuma pajangan biasa, tapi penanda status yang nunjukin kalau outlet Anda adalah agen terpercaya dengan performa bagus. Kalau Anda jalan-jalan dan lihat outlet BRILink dengan akrilik gede, pasti itu agen kelas atas.

Yang lebih keren lagi, di beberapa wilayah seperti Jakarta 3, agen Juragan dan Jawara dapet ID card khusus. Fungsinya apa? Buat setor tunai ke teller tanpa antrean! Bayangin pagi-pagi pas teller lagi rame banget, Anda tinggal tunjukin ID card terus bisa langsung dilayani. Ini efisiensi waktu yang luar biasa.

Kredit Kendaraan Bunga Ringan, Bonus Manis

Nah, ini yang bikin mata saya berbinar pas pertama kali denger. BRI nawarin fasilitas kredit kendaraan bermotor lewat BRI Finance dengan bunga yang jauh lebih ringan khusus untuk agen Jawara dan Juragan yang performanya konsisten. Program ini mulai jalan tahun 2025 kemarin dan kayaknya bakal dilanjut di 2026.

Kalau Anda lagi butuh kendaraan buat operasional atau keperluan pribadi, daripada kredit ke leasing luar yang bunganya gede, mendingan manfaatin fasilitas ini. Cicilannya lebih murah, prosesnya juga lebih gampang karena BRI udah tau track record bisnis Anda.

Menurut Saya, ini adalah bentuk apresiasi BRI yang paling real. Mereka enggak cuma ngasih target terus ditinggal, tapi beneran support pertumbuhan bisnis agen dengan berbagai kemudahan finansial.

Checklist Fasilitas Berdasarkan Kelas

  • Kelas Juragan – Dana talangan hingga Rp 200 juta, Call Center prioritas, Akrilik eksklusif, ID card khusus (area tertentu), Kredit kendaraan bunga rendah
  • Kelas Jawara – Dana talangan sesuai limit, Call Center prioritas, Akrilik penanda, ID card khusus (area tertentu), Kredit kendaraan bunga rendah
  • Kelas Pemula Produktif – Dana talangan maksimal Rp 10 juta, Call Center regular, Branding standar
  • Kelas Pemula Non-Produktif – Fasilitas minimal, Support terbatas

Tips Jitu Biar Bisa Naik Kelas di 2026

Oke, sekarang Anda udah tau semua targetnya dan fasilitas mewah yang nunggu. Pertanyaannya sekarang adalah gimana caranya biar bisa naik kelas? Saya punya beberapa tips berdasarkan pengalaman dan pengamatan di lapangan.

Pertama dan yang paling penting adalah fokus pada transaksi yang ngasih fee based gede. Jangan buang-buang waktu Anda cuma buat transaksi yang komisinya recehan. Dua jenis transaksi yang paling worth it itu adalah transfer antar bank dan tarik tunai antar bank. Ini tuh komisi terbesarnya ada di sini.

Kedua, bangun relationship yang bagus sama nasabah tetap Anda. Orang-orang yang udah percaya sama layanan Anda bakal jadi source transaksi rutin yang stabil. Mereka juga bakal rekomendasiin outlet Anda ke temen-temen atau keluarga mereka. Word of mouth marketing ini powerful banget loh.

Jangan tergoda buat ngejar target dengan cara-cara yang enggak sehat atau melanggar aturan. Long term sustainability jauh lebih penting daripada short term gain.

Ketiga, maksimalin jam operasional outlet Anda. Kalau Anda buka cuma setengah hari atau sering tutup mendadak, ya jangan heran kalau transaksi stagnan. Konsistensi itu kunci. Nasabah butuh kepastian kalau mereka dateng pasti outlet Anda buka.

Yang Masih Jadi Tanda Tanya Besar

Sekarang kita masuk ke bagian yang bikin penasaran. Di tahun 2025 kemarin kan ada tambahan syarat buat naik kelas, yaitu harus beli produk asuransi atau transaksi di lokal minimal sekian kali. Pilih salah satu gitu.

Nah, pertanyaannya adalah apakah di tahun 2026 ini bakal ada penambahan embel-embel lagi atau enggak? Honestly saya juga belum tau pasti. Ini yang bikin saya bilang dari awal kalau info ini masih bocoran dan belum final. BRI masih nyusun detail kebijakannya.

Makanya penting banget buat Anda terus pantau update terbaru. Begitu ada surat resmi keluar, pasti saya bakal bahas tuntas di sini. Anda enggak mau kan udah kerja keras tapi ternyata ada syarat tambahan yang kelewat?

Persiapan yang Bisa Dimulai dari Sekarang

Meskipun masih ada beberapa hal yang belum jelas, bukan berarti Anda cuma bisa duduk manis nunggu. Ada banyak hal yang bisa Anda persiapkan dari sekarang biar pas target resmi keluar, Anda udah siap tempur.

Mulai dari sekarang, coba hitung rata-rata fee based bulanan Anda selama 3 bulan terakhir. Ini bakal ngasih gambaran jelas tentang posisi Anda saat ini. Kalau masih jauh dari target kelas yang Anda inginkan, berarti masih ada waktu beberapa bulan buat nge-boost performa.

Evaluasi juga jenis-jenis transaksi yang paling sering terjadi di outlet Anda. Kalau kebanyakan transaksi kecil yang komisinya recehan, mungkin sudah saatnya Anda pivot strategi. Coba tarik lebih banyak nasabah yang butuh transaksi gede seperti transfer antar bank atau tarik tunai jumbo.

Mindset yang Perlu Disiapkan

Saya mau jujur sama Anda di sini. Naik kelas dari Pemula ke Jawara atau dari Jawara ke Juragan itu enggak gampang. Butuh konsistensi, dedikasi, dan kadang pengorbanan waktu yang lumayan besar. Tapi apakah worth it? Absolutely!

Yang paling penting adalah mindset Anda harus siap. Jangan cuma ngarepin hasilnya doang tanpa mau kerja keras. Agen-agen yang berhasil naik kelas itu enggak ada yang kebetulan. Mereka semua punya strategi jelas dan eksekusi yang konsisten.

Saya sering liat agen yang awalnya semangat banget, tapi begitu ketemu kendala atau hasil enggak langsung kelihatan, langsung nyerah. Padahal mungkin cuma butuh 2-3 bulan lagi buat breakthrough. Sayang banget kan kalau udah capek-capek terus berhenti di tengah jalan?

Hindari membandingkan progres Anda dengan agen lain secara berlebihan. Setiap outlet punya kondisi dan tantangan yang berbeda. Fokus aja sama improvement Anda sendiri.

Update Terbaru dan Cara Stay Informed

Seperti yang udah saya bilang berkali-kali, informasi yang saya bagikan ini masih bocoran awal. Target final bisa jadi ada sedikit perubahan atau penambahan syarat. Jadi gimana caranya biar Anda enggak ketinggalan update penting?

Pertama, rajin-rajinlah komunikasi sama PAB atau Account Officer BRI yang handle wilayah Anda. Mereka biasanya dapet info lebih cepet dari kita. Kedua, join komunitas atau grup agen BRILink di area Anda. Sharing info antar sesama agen itu penting banget.

Ketiga, ya tetep pantau channel-channel yang konsisten update informasi seputar BRILink. Begitu ada surat edaran resmi atau pengumuman penting, biasanya bakal langsung tersebar cepet. Anda tinggal pastikan Anda ada di jalur informasi yang tepat.

Akhir Kata

Jadi, intinya target transaksi agen brilink 2026 ini masih ada dalam tahap penyusunan final dari pihak BRI. Tapi dari bocoran yang beredar, kemungkinan besar strukturnya masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya yaitu tiga kelas dengan masing-masing target dan fasilitasnya. Dari pengalaman Saya mengamati pola tahun-tahun sebelumnya, biasanya enggak ada perubahan drastis kecuali memang ada kebijakan besar dari pusat. Artikel tentang Target Agen BRILink 2026 ini hopefully bisa ngasih Anda gambaran yang lebih jelas dan membantu Anda mulai mempersiapkan strategi dari sekarang. Kalau ada pertanyaan atau pengalaman serupa, feel free buat komen di bawah ya!

Baca artikel lainnya, cek aja di Sitemap.

58 Komentar

  1. Fajar Ramadhan

    Makasih banyak min, sangat mencerahkan!

  2. Bagus Kusuma

    Menarik pembahasannya. Btw ada syarat khusus gak sih min sebelum kita mulai setup 2026 ini?

    1. Putri Ayu

      @Bagus aman kok kak, tapi tetep sangat disaranin backup dulu buat jaga-jaga, biar lebih tenang ngerjainnya.

    2. Dewi Lestari

      @Bagus kalo error biasanya tinggal di-restart atau diulang dari step sebelumnya gan, gak bakal ngerusak sistem kok.

  3. Guntur Bumi

    Min mau tanya, kalo buat pemula yang baru pertama kali nyoba Target, step awalnya mending mulai dari mana dulu ya?

    1. Deni Prasetyo

      @Guntur coba periksa lagi koneksi sama settingan awalnya gan, kemarin saya juga sempet beda ternyata ada satu opsi yang belum diaktifin.

  4. Siti Rahma

    Akhirnya nemu panduan Transaksi yang runut dan gak bikin bingung.

  5. Wahyu Wibowo

    Kak, kalo di tempat saya hasilnya agak beda, apa ada langkah kecil yang kemungkinan kelewat ya?

  6. Laila Sari

    Rekomendasi yang sangat masuk akal sih, langsung saya bookmark buat referensi tim kantor.

  7. Galih Permana

    Dulu pernah salah kaprah soal Agen, sekarang jadi lebih jelas arahnya setelah baca tulisan ini.

  8. Aulia Rahmawati

    Setuju banget sama penjelasannya min, kuncinya emang kudu sabar pas di bagian 2026 biar gak gagal.

  9. Vania Pratiwi

    Kebetulan kemarin lusa sempet nyobain langkah 2026 ini, dan beneran work lancar tanpa kendala.

  10. Winda Lestari

    Keren ulasannya, langsung saya share ke grup wa temen-temen.

  11. Karina Ayu

    Dulu pernah salah kaprah soal Tutorial/How-to, sekarang jadi lebih jelas arahnya setelah baca tulisan ini.

  12. Vicky Firmansyah

    Awalnya sempet skeptis pas baca judulnya, tapi pas dipraktekin step by step ternyata hasilnya memuaskan.

  13. Maya Safitri

    Menarik pembahasannya. Btw ada syarat khusus gak sih min sebelum kita mulai setup BRILink ini?

    1. Anisa Putri

      @Maya coba periksa lagi koneksi sama settingan awalnya gan, kemarin saya juga sempet beda ternyata ada satu opsi yang belum diaktifin.

    2. Siti Rahma

      Setau saya aman banget gan @Maya, saya udah jalan hampir sebulan setelah coba trik Bocoran ini dan gak ada kendala sama sekali.

      1. Maya Safitri

        @Siti mantap gan, makasih infonya, jadi makin yakin buat nyoba.

  14. Bayu Saputra

    Nice info min. Mau nanya dong, ada resiko error di tengah jalan gak pas nerapin Target ini?

    1. Bayu Saputra

      @Bayu pengalaman saya kemarin butuh sekitar 15-20 menitan gan, yang penting ikuti urutannya jangan ada yang diloncat.

  15. Farah Amalia

    Udah saya tes di kondisi real, efektivitas trik Transaksi ini emang mantap banget.

  16. Reza Pahlevi

    Mau tanya min, kalo datanya belum di-backup dulu aman langsung dieksekusi gak ya? Makasih sebelumnya.

  17. Indah Permatasari

    Keren ulasannya, langsung saya share ke grup wa temen-temen.

  18. Farah Amalia

    Kak, kalo di tempat saya hasilnya agak beda, apa ada langkah kecil yang kemungkinan kelewat ya?

  19. Putri Ayu

    Udah pernah ngalamin problem serupa bulan lalu, untung nemu artikel ini jadi makin paham duduk perkaranya.

  20. Rio Dewanto

    Bener min, temen saya kemarin juga sempat bingung di bagian Bocoran, pas dikasih tips ini langsung solved.

  21. Eko Prasetyo

    Rekomendasi yang sangat masuk akal sih, langsung saya bookmark buat referensi tim kantor.

  22. Agus Setiawan

    Mau tanya min, kalo datanya belum di-backup dulu aman langsung dieksekusi gak ya? Makasih sebelumnya.

    1. Deni Prasetyo

      @Agus aman kok kak, tapi tetep sangat disaranin backup dulu buat jaga-jaga, biar lebih tenang ngerjainnya.

      1. Agus Setiawan

        Wah makasih banyak ya kak @Deni udah bantu jawab, langsung saya coba sekarang deh.

  23. Vicky Firmansyah

    Udah pernah ngalamin problem serupa bulan lalu, untung nemu artikel ini jadi makin paham duduk perkaranya.

  24. Eko Prasetyo

    Min mau tanya, kalo buat pemula yang baru pertama kali nyoba Tutorial/How-to, step awalnya mending mulai dari mana dulu ya?

  25. Silvia Anggraini

    Nice info min. Mau nanya dong, ada resiko error di tengah jalan gak pas nerapin Transaksi ini?

    1. Yudi Hermawan

      @Silvia kalo error biasanya tinggal di-restart atau diulang dari step sebelumnya gan, gak bakal ngerusak sistem kok.

  26. Eko Prasetyo

    Min mau tanya, kalo buat pemula yang baru pertama kali nyoba Tutorial/How-to, step awalnya mending mulai dari mana dulu ya?

  27. Rio Dewanto

    Ada yang udah praktekin Target? Kira-kira butuh waktu berapa lama ya buat proses lengkapnya?

    1. Hendra Gunawan

      @Rio coba periksa lagi koneksi sama settingan awalnya gan, kemarin saya juga sempet beda ternyata ada satu opsi yang belum diaktifin.

      1. Rio Dewanto

        @Hendra sip gan responnya jelas banget, makasih banyak pencerahannya!

  28. Wahyu Wibowo

    Kalo dibandingin sama cara yang lama, metode Target ini ada kelemahan tersendiri gak sih? Masih agak ragu nih.

    1. Dian Kusuma

      Bantu sharing ya kak @Wahyu, di versi sebelumnya juga jalan kok, kemaren sempet tes di device temen dan work.

      1. Wahyu Wibowo

        Makasih infonya kak @Dian, sangat ngebantu buat yang masih pemula kayak saya.

  29. Danang Wicaksono

    Ada yang udah praktekin Transaksi? Kira-kira butuh waktu berapa lama ya buat proses lengkapnya?

    1. Galih Permana

      Bantu sharing ya kak @Danang, di versi sebelumnya juga jalan kok, kemaren sempet tes di device temen dan work.

    2. Rian Hidayat

      @Danang coba periksa lagi koneksi sama settingan awalnya gan, kemarin saya juga sempet beda ternyata ada satu opsi yang belum diaktifin.

  30. Gilang Ramadhan

    Penjelasannya enak dibaca, padat dan to the point gak bertele-tele kayak blog sebelah.

  31. Dewi Lestari

    Menarik pembahasannya. Btw ada syarat khusus gak sih min sebelum kita mulai setup Target ini?

    1. Tiara Andini

      Gak butuh biaya tambahan kok kak @Dewi, semuanya bisa pake opsi bawaan atau yang gratisan.

  32. Rina Wulandari

    Kak, kalo di tempat saya hasilnya agak beda, apa ada langkah kecil yang kemungkinan kelewat ya?

    1. Farah Amalia

      @Rina mending pake opsi pertama dulu kak, jauh lebih ramah buat pemula dan langkahnya lebih simpel.

    2. Ratih Kumala

      Bantu jawab ya kak @Rina, kemarin saya nyoba di spek pas-pasan ternyata tetep aman dan lancar kok, asal jangan sambil buka banyak aplikasi berat aja.

      1. Rina Wulandari

        @Ratih sip gan responnya jelas banget, makasih banyak pencerahannya!

  33. Tiara Andini

    Udah pernah ngalamin problem serupa bulan lalu, untung nemu artikel ini jadi makin paham duduk perkaranya.

  34. Aditya Kurniawan

    Udah saya tes di kondisi real, efektivitas trik Target ini emang mantap banget.

  35. Desi Ratnasari

    Kak, kalo di tempat saya hasilnya agak beda, apa ada langkah kecil yang kemungkinan kelewat ya?

    1. Rendy Ardiansyah

      Sama kak @Desi, awalnya saya juga bingung, tapi pas dicoba pelan-pelan ternyata gampang banget dipraktekin.

    2. Farah Amalia

      @Desi pengalaman saya kemarin butuh sekitar 15-20 menitan gan, yang penting ikuti urutannya jangan ada yang diloncat.

    3. Teguh Santoso

      Sama kak @Desi, awalnya saya juga bingung, tapi pas dicoba pelan-pelan ternyata gampang banget dipraktekin.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *