Lewati ke konten utama
Desa Sidamulya Ciemas, Permata Tersembunyi Geopark Dunia

Desa Sidamulya Ciemas, Permata Tersembunyi Geopark Dunia

Tutorial/How-to
8 menit baca 2,200 views

Pemandangan Desa Sidamulya Kecamatan Ciemas Sukabumi

PoinTru.com – Pernahkah Anda membayangkan sebuah desa yang luasnya lebih dari 5.000 hektare, tapi penduduknya bisa dihitung relatif sedikit? Desa Sidamulya di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, punya situasi seperti itu. Dan saat pertama kali Saya mendalami data soal desa ini, jujur saja ada rasa kagum sekaligus penasaran yang campur aduk.

Desa Sidamulya berdiri sebagai desa pemekaran dari Desa Cibenda berdasarkan Perda Kabupaten Sukabumi Nomor 12 Tahun 2012. Wilayahnya mencakup empat dusun, yaitu Ciwangi, Hegarmanah, Margamulya, dan Tegalpanjang, dengan pusat pemerintahan di Dusun Ciwangi. Dihuni sekitar 2.894 jiwa yang tersebar di lahan seluas 5.169 hektare, desa ini berada 118 km dari pusat kabupaten dan 28 km dari pusat kecamatan. Bukan jarak yang dekat, memang.

Desa Sidamulya masuk dalam kawasan UNESCO Global Geopark Ciletuh-Palabuhanratu sejak 2018, menjadikannya bagian dari warisan geologi dunia yang diakui secara internasional.

Desa Sidamulya dan Sejarah Singkat Terbentuknya

Sebelum jadi entitas mandiri, wilayah ini bagian dari Desa Cibenda yang cakupan wilayahnya sangat luas. Warga setempat mendorong pemekaran karena akses ke pusat pemerintahan desa terasa jauh dan tidak efisien. Aspirasi itu diformalisasikan lewat Peraturan Desa Cibenda Nomor 01 Tahun 2011, sebelum akhirnya Perda Kabupaten mengukuhkannya setahun kemudian.

Tujuan utama pemekaran, sebagaimana tertuang dalam regulasi tersebut, adalah meningkatkan kemampuan penyelenggaraan pemerintahan desa agar lebih berdayaguna. Sederhana tapi masuk akal. Kalau jarak ke kantor desa saja sudah menguras waktu dan tenaga, bagaimana warga bisa mengurus administrasi dengan nyaman?

Transisi kepemimpinan desa juga berjalan relatif tertib. Pada Desember 2019, kepemimpinan berpindah dari Penjabat Kepala Desa Ibin kepada Kepala Desa terpilih, Henda. Pergantian yang lancar seperti ini, menurut Saya, adalah modal sosial yang sering kali diremehkan padahal sangat berharga bagi stabilitas desa jangka panjang.

ParameterData
Luas Wilayah±5.169 Hektare
Jumlah Penduduk2.894 Jiwa
Jumlah KK1.002 KK
Kepadatan Penduduk0,66 orang/ha (terendah di Ciemas)
Jumlah Dusun4 Dusun
Jumlah RW4 RW
Jumlah RT25 RT
Jarak ke Kabupaten118 km
Jarak ke Kecamatan28 km
Kode Pos43177

Geografis Desa Sidamulya, Bukan Sekadar Koordinat di Peta

Batas wilayah Sidamulya terasa seperti pelajaran geografi yang hidup. Di sebelah utara berbatasan dengan Desa Mandrajaya, ditandai oleh tebing-tebing seperti Tebing Pancurangadog dan Tebing Cikahuripan. Sisi timur berbatasan dengan Desa Cibenda melalui aliran Sungai Cimalaka. Di selatan ada empat desa dari Kecamatan Ciracap, dengan Sungai Citirem sebagai penanda batas utama.

Yang paling menarik perhatian Saya adalah batas baratnya. Wilayah ini langsung berbatasan dengan kawasan yang dikelola Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), tepatnya Suaka Margasatwa Cikepuh. Artinya, sebagian wilayah barat Sidamulya masuk zona penyangga hutan konservasi. Pemanfaatan lahannya harus tunduk pada regulasi lingkungan yang ketat.

Dari sisi hidrologi, desa ini dialiri beberapa sungai seperti Sungai Cibuaya, Citiis, Cibulakan, Citepuh, dan Cigembong. Suhu udara berkisar 24°C hingga 33°C sepanjang tahun. Cocok untuk pertanian, tapi pola curah hujan yang tidak menentu di wilayah selatan Sukabumi sering membuat petani lokal harus ekstra hati-hati dalam merencanakan masa tanam.

Pantai Citirem wilayah Desa Sidamulya Ciemas
Kawasan Geopark Ciletuh dekat Desa Sidamulya
Lahan pertanian padi di sekitar Desa Sidamulya Kecamatan Ciemas

Desa Sidamulya dalam Kawasan UNESCO Global Geopark Ciletuh

Nah, ini bagian yang menurut Saya paling “wow” dari cerita desa ini. Sejak 2018, Sidamulya resmi masuk dalam kawasan Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark. Bukan sekadar label bergengsi, status ini membawa konsekuensi nyata soal bagaimana desa harus berkembang.

Secara geologi, wilayah ini duduk di atas Formasi Jampang, lapisan batuan tua yang terbentuk dari proses subduksi lempeng tektonik jutaan tahun lalu. Batuan pasir, breksi, dan andesit yang menyusunnya berasal dari lingkungan laut dalam sebelum akhirnya terangkat ke permukaan. Buat yang suka geologi, ini surga.

Salah satu geosite yang berada di wilayah Sidamulya adalah Pantai Citirem. Lokasinya relatif sulit dijangkau lewat jalur darat biasa, yang justru membuatnya jadi destinasi wisata minat khusus. Pantai ini sering dimasukkan dalam paket wisata “Geotrek Cruise”, yaitu eksplorasi menggunakan perahu dari Pantai Palangpang menyusuri situs-situs geologi di sepanjang pesisir.

Upaya pelestarian di kawasan ini juga melibatkan sektor korporasi. PT Bio Farma, misalnya, ikut berkontribusi dalam program penanaman mangrove dan pohon kepuh di wilayah Suaka Margasatwa Cikepuh. Keterlibatan pihak swasta seperti ini penting, apalagi mengingat UNESCO melakukan revalidasi berkala terhadap komitmen konservasi di setiap kawasan geopark yang mereka akui.

Pantai Citirem di Geopark Ciletuh Desa Sidamulya
Formasi batuan geologi Jampang di kawasan Sidamulya
Suaka Margasatwa Cikepuh berbatasan dengan Desa Sidamulya

Ekonomi Lokal, Dari Sawah Hingga Pasar Ekspor

Kalau ditanya apa tulang punggung ekonomi Sidamulya, jawabannya tidak berubah dari generasi ke generasi, yaitu pertanian. Padi sawah masih jadi tanaman utama yang menjamin ketahanan pangan warga. Tapi yang menarik, ada komoditas lain yang mulai unjuk gigi secara ekonomi.

Kacang tanah, misalnya. Komoditas ini diidentifikasi punya potensi besar untuk menembus pasar ekspor. Yayasan Bangun Kecerdasan Bangsa (YBKB) tercatat aktif mendampingi petani lokal untuk meningkatkan kualitas hasil panen hingga memenuhi standar ekspor. Sudah ada kerja sama dengan eksportir di Jawa Timur untuk menyalurkan hasil pertanian Sidamulya ke pasar internasional.

Apakah Anda bayangkan, sebuah desa yang secara fisik terpencil tapi produk pertaniannya bisa sampai ke pasar global? Itu yang sedang dibangun di sini.

  • Padi sawah sebagai komoditas pangan utama dan basis perdagangan lokal
  • Kacang tanah dengan potensi ekspor yang sedang dikembangkan bersama lembaga pendamping
  • Pisang dan sayuran untuk pasar lokal dan regional
  • Sapi potong dan domba memanfaatkan lahan terbuka di wilayah selatan
  • Ikan nila, lele, dan sidat sebagai diversifikasi ekonomi berbasis perairan

Soal perikanan, ada satu potensi yang Saya rasa belum banyak disorot, yaitu ikan sidat. Komoditas ini punya nilai ekonomi sangat tinggi di pasar internasional, terutama Jepang. Ekosistem sungai di Sidamulya yang masih bersih membuka peluang penangkapan bibit sidat secara berkelanjutan. Tentu saja perlu pengelolaan yang bijak agar tidak berlebihan.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sidamulya pernah menekankan filosofi sederhana tapi dalam soal pembangunan desa, bahwa prioritas utama adalah “isi perut” warga, bukan sekadar infrastruktur fisik yang megah. Pandangan seperti ini, menurut Saya, mencerminkan kepekaan terhadap realita lapangan yang sering luput dari radar perencanaan makro di level kabupaten maupun provinsi.

SektorKomoditas UtamaStatus Pengembangan
Tanaman PanganPadi Sawah, JagungAktif, basis ketahanan pangan
PalawijaKacang TanahPotensial ekspor, didampingi YBKB
HortikulturaPisang, SayuranPasar lokal dan regional
PeternakanSapi Potong, DombaPemanfaatan lahan terbuka
PerikananNila, Lele, SidatDiversifikasi ekonomi, potensial tinggi

Infrastruktur dan Pendidikan di Tengah Keterbatasan

Tidak ada cerita manis tanpa tantangan nyata. Infrastruktur jalan masih menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi Sidamulya. Pada periode 2023-2024, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi melakukan pemeliharaan ruas jalan Citamiang-Gunungbatu yang melintasi wilayah desa ini menggunakan metode Lapis Penetrasi Makadam (Lapen). Perbaikan di titik-titik kritis sepanjang 200 meter memang terdengar kecil, tapi dampaknya sangat terasa bagi mobilitas warga Dusun Tegalpanjang dan sekitarnya.

Jalan ini jalur vital. Lewat sinilah warga mengakses fasilitas kesehatan dan pusat ekonomi di Kecamatan Ciemas maupun Ciracap. Pemeliharaannya harus terus-menerus dan melibatkan partisipasi aktif warga untuk menjaga drainase, terutama saat musim penghujan tiba.

Untuk pendidikan, ada SD Negeri Citangkil di Dusun Tegalpanjang yang sudah menerapkan Kurikulum Merdeka dan meraih Akreditasi B. Fasilitasnya cukup layak untuk ukuran desa terpencil, termasuk sanitasi yang dikelola rutin. Ada juga KB Cempaka Mulya I di Dusun Margamulya untuk pendidikan usia dini. Keberadaan fasilitas ini memastikan anak-anak Sidamulya tidak perlu menempuh jarak terlalu jauh untuk sekolah dasar.

Untuk jenjang pendidikan menengah dan tinggi, warga Sidamulya masih harus keluar dari wilayah desa. Ini salah satu tantangan yang perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah.

Tantangan Nyata yang Tidak Bisa Diabaikan

Saya ingin jujur di bagian ini. Meski potensinya besar, ada beberapa hambatan serius yang dihadapi Sidamulya.

Pertama, potensi konflik lahan antara kebutuhan pertanian warga dan kewajiban menjaga hutan konservasi. Praktik penebangan liar dan penambangan tanpa izin masih ditemukan di beberapa titik kawasan Geopark Ciletuh. Kalau dibiarkan, ini bukan hanya mengancam ekosistem tapi juga bisa mengganggu status internasional yang sudah susah payah diraih.

Kedua, minimnya investasi swasta. Fasilitas wisata yang ada masih banyak bergantung pada inisiatif swadaya atau anggaran pemerintah daerah yang terbatas. Tanpa penginapan layak, restoran, dan fasilitas umum yang memadai, wisatawan cenderung hanya singgah sebentar. Dampak ekonominya bagi warga lokal pun jadi minim.

Ketiga, kapasitas SDM. Pemandu wisata lokal, kemampuan pemasaran digital, pengolahan produk pertanian pasca-panen, ini semua butuh pelatihan serius dan berkelanjutan agar Sidamulya bisa bersaing di skala yang lebih besar.

FAQ Seputar Desa Sidamulya Kecamatan Ciemas

Di mana letak Desa Sidamulya secara administratif?
Desa Sidamulya terletak di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pusat pemerintahannya berada di Dusun Ciwangi dengan kode pos 43177. Jarak ke pusat kabupaten sekitar 118 km dan ke pusat kecamatan sekitar 28 km.
Kapan Desa Sidamulya resmi berdiri sebagai desa mandiri?
Desa Sidamulya resmi berdiri berdasarkan Perda Kabupaten Sukabumi Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pemekaran Desa Cibenda. Sebelumnya wilayah ini merupakan bagian dari Desa Cibenda.
Apakah Desa Sidamulya termasuk dalam kawasan Geopark UNESCO?
Ya, Desa Sidamulya masuk dalam kawasan Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark yang mendapat pengakuan internasional sejak 2018. Salah satu geositenya adalah Pantai Citirem yang berada di wilayah desa ini.
Apa saja potensi ekonomi unggulan Desa Sidamulya?
Potensi ekonomi utama meliputi pertanian padi sawah, kacang tanah berpotensi ekspor, pisang, serta peternakan sapi potong dan domba. Sektor perikanan juga mulai berkembang, termasuk budidaya ikan sidat yang bernilai ekonomi tinggi di pasar internasional.
Berapa kepadatan penduduk Desa Sidamulya?
Kepadatan penduduk Desa Sidamulya adalah 0,66 orang per hektar, yang merupakan angka terendah di seluruh Kecamatan Ciemas. Total penduduknya sekitar 2.894 jiwa yang tersebar di lahan seluas 5.169 hektare.

Akhir Kata

Jadi, intinya Desa Sidamulya bukan desa biasa yang hanya menarik di atas kertas. Dari pengalaman Saya mendalami profilnya, desa ini punya kombinasi langka antara potensi alam yang diakui dunia, semangat masyarakat yang agraris dan gotong royong, serta tantangan geografis yang justru bisa menjadi keunikan tersendiri jika dikelola dengan visi yang tepat. Artikel tentang Desa Sidamulya Kecamatan Ciemas ini hopefully bisa ngasih Anda gambaran yang lebih jelas soal potensi dan dinamika yang ada di sana. Kalau ada pertanyaan atau pengalaman serupa, feel free buat komen di bawah ya!

Baca artikel lainnya, cek aja di Sitemap.

96 Komentar

  1. Dian Kusuma

    Penjelasannya enak dibaca, padat dan to the point gak bertele-tele kayak blog sebelah.

  2. Aulia Rahmawati

    Wah baru tahu ada solusi sesimpel ini buat Permata. Makasih ya min!

  3. Siti Rahma

    Nice info min. Mau nanya dong, ada resiko error di tengah jalan gak pas nerapin Ciemas ini?

  4. Anisa Putri

    Kalo dibandingin sama cara yang lama, metode Desa Sidamulya Ciemas ini ada kelemahan tersendiri gak sih? Masih agak ragu nih.

  5. Danang Wicaksono

    Terima kasih banyak infonya kak, ngebantu banget buat tugas saya.

  6. Teguh Santoso

    Udah saya tes di kondisi real, efektivitas trik Desa Sidamulya Ciemas ini emang mantap banget.

  7. Winda Lestari

    Rekomendasi yang sangat masuk akal sih, langsung saya bookmark buat referensi tim kantor.

  8. Fitri Handayani

    Makasih banyak min, sangat mencerahkan!

  9. Guntur Bumi

    Kebetulan kemarin lusa sempet nyobain langkah Permata ini, dan beneran work lancar tanpa kendala.

  10. Eko Prasetyo

    Bookmark dulu gan, ntar malem pas santai baru mau dipelajari detail.

  11. Anisa Putri

    Penjelasannya enak dibaca, padat dan to the point gak bertele-tele kayak blog sebelah.

  12. Firman Syahputra

    Min mau tanya, kalo buat pemula yang baru pertama kali nyoba Tutorial/How-to, step awalnya mending mulai dari mana dulu ya?

    1. Bayu Saputra

      Sama kak @Firman, awalnya saya juga bingung, tapi pas dicoba pelan-pelan ternyata gampang banget dipraktekin.

    2. Farhan Mahendra

      Sama kak @Firman, awalnya saya juga bingung, tapi pas dicoba pelan-pelan ternyata gampang banget dipraktekin.

  13. Siska Maharani

    Ada yang udah praktekin Permata? Kira-kira butuh waktu berapa lama ya buat proses lengkapnya?

    1. Yuliana Safitri

      Bantu sharing ya kak @Siska, di versi sebelumnya juga jalan kok, kemaren sempet tes di device temen dan work.

      1. Siska Maharani

        Makasih infonya kak @Yuliana, sangat ngebantu buat yang masih pemula kayak saya.

  14. Arif Rahman

    Nice info min. Mau nanya dong, ada resiko error di tengah jalan gak pas nerapin Desa ini?

  15. Farah Amalia

    Min mau tanya, kalo buat pemula yang baru pertama kali nyoba Tersembunyi, step awalnya mending mulai dari mana dulu ya?

    1. Silvia Anggraini

      Gak butuh biaya tambahan kok kak @Farah, semuanya bisa pake opsi bawaan atau yang gratisan.

      1. Farah Amalia

        @Silvia mantap gan, makasih infonya, jadi makin yakin buat nyoba.

    2. Dwi Cahyono

      @Farah aman kok kak, tapi tetep sangat disaranin backup dulu buat jaga-jaga, biar lebih tenang ngerjainnya.

  16. Fitri Handayani

    Kalo dibandingin sama cara yang lama, metode Dunia ini ada kelemahan tersendiri gak sih? Masih agak ragu nih.

    1. Nabila Zahra

      @Fitri coba periksa lagi koneksi sama settingan awalnya gan, kemarin saya juga sempet beda ternyata ada satu opsi yang belum diaktifin.

    2. Anisa Putri

      @Fitri mending pake opsi pertama dulu kak, jauh lebih ramah buat pemula dan langkahnya lebih simpel.

      1. Fitri Handayani

        Makasih infonya kak @Anisa, sangat ngebantu buat yang masih pemula kayak saya.

  17. Bagus Kusuma

    Kebetulan kemarin lusa sempet nyobain langkah Tersembunyi ini, dan beneran work lancar tanpa kendala.

  18. Farhan Mahendra

    Awalnya sempet skeptis pas baca judulnya, tapi pas dipraktekin step by step ternyata hasilnya memuaskan.

  19. Bayu Saputra

    Kalo dibandingin sama cara yang lama, metode Ciemas ini ada kelemahan tersendiri gak sih? Masih agak ragu nih.

    1. Galih Permana

      Bantu sharing ya kak @Bayu, di versi sebelumnya juga jalan kok, kemaren sempet tes di device temen dan work.

      1. Bayu Saputra

        Makasih infonya kak @Galih, sangat ngebantu buat yang masih pemula kayak saya.

    2. Karina Ayu

      @Bayu kalo error biasanya tinggal di-restart atau diulang dari step sebelumnya gan, gak bakal ngerusak sistem kok.

  20. Hendra Gunawan

    Kebetulan kemarin lusa sempet nyobain langkah Geopark ini, dan beneran work lancar tanpa kendala.

  21. Guntur Bumi

    Awalnya sempet skeptis pas baca judulnya, tapi pas dipraktekin step by step ternyata hasilnya memuaskan.

  22. Galih Permana

    Rekomendasi yang sangat masuk akal sih, langsung saya bookmark buat referensi tim kantor.

  23. Anton Wijaya

    Setuju banget sama penjelasannya min, kuncinya emang kudu sabar pas di bagian Desa biar gak gagal.

  24. Budi Santoso

    Min mau tanya, kalo buat pemula yang baru pertama kali nyoba Tersembunyi, step awalnya mending mulai dari mana dulu ya?

    1. Guntur Bumi

      @Budi mending pake opsi pertama dulu kak, jauh lebih ramah buat pemula dan langkahnya lebih simpel.

    2. Rizky Pratama

      Setau saya aman banget gan @Budi, saya udah jalan hampir sebulan setelah coba trik Dunia ini dan gak ada kendala sama sekali.

      1. Budi Santoso

        @Rizky sip gan responnya jelas banget, makasih banyak pencerahannya!

  25. Hendra Gunawan

    Setuju banget sama penjelasannya min, kuncinya emang kudu sabar pas di bagian Desa Sidamulya Ciemas biar gak gagal.

  26. Siska Maharani

    Wah pas banget lagi nyari panduan soal Desa Sidamulya Ciemas. Min, kalo ada kendala pas step akhir biasanya solusinya apa ya?

  27. Dwi Cahyono

    Min mau tanya, kalo buat pemula yang baru pertama kali nyoba Permata, step awalnya mending mulai dari mana dulu ya?

    1. Indah Permatasari

      Bantu sharing ya kak @Dwi, di versi sebelumnya juga jalan kok, kemaren sempet tes di device temen dan work.

  28. Farah Amalia

    Nice info min. Mau nanya dong, ada resiko error di tengah jalan gak pas nerapin Tutorial/How-to ini?

    1. Ratih Kumala

      @Farah mending pake opsi pertama dulu kak, jauh lebih ramah buat pemula dan langkahnya lebih simpel.

  29. Dian Kusuma

    Penasaran sama bagian Tutorial/How-to tadi, mending pake opsi yang pertama atau kedua ya min buat hasil yang lebih optimal?

    1. Melati Sukma

      @Dian kalo error biasanya tinggal di-restart atau diulang dari step sebelumnya gan, gak bakal ngerusak sistem kok.

  30. Budi Santoso

    Udah pernah ngalamin problem serupa bulan lalu, untung nemu artikel ini jadi makin paham duduk perkaranya.

  31. Galih Permana

    Izin nanya gan, ini berlaku juga buat versi sebelum atau sesudahnya gak ya? Ada yang pernah coba?

    1. Ilham Hidayat

      @Galih pengalaman saya kemarin butuh sekitar 15-20 menitan gan, yang penting ikuti urutannya jangan ada yang diloncat.

  32. Bagus Kusuma

    Penasaran sama bagian Ciemas tadi, mending pake opsi yang pertama atau kedua ya min buat hasil yang lebih optimal?

    1. Rendy Ardiansyah

      Setau saya aman banget gan @Bagus, saya udah jalan hampir sebulan setelah coba trik Permata ini dan gak ada kendala sama sekali.

      1. Bagus Kusuma

        Wah makasih banyak ya kak @Rendy udah bantu jawab, langsung saya coba sekarang deh.

  33. Vicky Firmansyah

    Wah baru tahu ada solusi sesimpel ini buat Ciemas. Makasih ya min!

  34. Anton Wijaya

    Wah pas banget lagi nyari panduan soal Desa Sidamulya Ciemas. Min, kalo ada kendala pas step akhir biasanya solusinya apa ya?

  35. Anton Wijaya

    Singkat, padat, dan solutif. Makasih admin udah mau berbagi ilmu.

  36. Rendy Ardiansyah

    Wah baru tahu ada solusi sesimpel ini buat Desa Sidamulya Ciemas. Makasih ya min!

  37. Gita Pratiwi

    Mau tanya min, kalo datanya belum di-backup dulu aman langsung dieksekusi gak ya? Makasih sebelumnya.

    1. Fajar Ramadhan

      Bantu jawab ya kak @Gita, kemarin saya nyoba di spek pas-pasan ternyata tetep aman dan lancar kok, asal jangan sambil buka banyak aplikasi berat aja.

    2. Intan Nuraini

      Gak butuh biaya tambahan kok kak @Gita, semuanya bisa pake opsi bawaan atau yang gratisan.

  38. Pandu Kusuma

    Udah pernah ngalamin problem serupa bulan lalu, untung nemu artikel ini jadi makin paham duduk perkaranya.

  39. Aulia Rahmawati

    Keren ulasannya, langsung saya share ke grup wa temen-temen.

  40. Hendra Gunawan

    Keren ulasannya, langsung saya share ke grup wa temen-temen.

  41. Ilham Hidayat

    Wah pas banget lagi nyari panduan soal Tersembunyi. Min, kalo ada kendala pas step akhir biasanya solusinya apa ya?

  42. Nurul Hidayah

    Nice info min. Mau nanya dong, ada resiko error di tengah jalan gak pas nerapin Ciemas ini?

  43. Budi Santoso

    Ada yang udah praktekin Desa Sidamulya Ciemas? Kira-kira butuh waktu berapa lama ya buat proses lengkapnya?

  44. Eko Prasetyo

    Udah saya tes di kondisi real, efektivitas trik Geopark ini emang mantap banget.

  45. Siska Maharani

    Bagus pembahasannya, sudut pandangnya realistis dan gampang dipahami sama orang awam sekalipun.

  46. Ilham Hidayat

    Penasaran sama bagian Sidamulya tadi, mending pake opsi yang pertama atau kedua ya min buat hasil yang lebih optimal?

    1. Agus Setiawan

      Bantu sharing ya kak @Ilham, di versi sebelumnya juga jalan kok, kemaren sempet tes di device temen dan work.

      1. Ilham Hidayat

        @Agus mantap gan, makasih infonya, jadi makin yakin buat nyoba.

  47. Siska Maharani

    Awalnya sempet skeptis pas baca judulnya, tapi pas dipraktekin step by step ternyata hasilnya memuaskan.

  48. Indah Permatasari

    Penjelasannya enak dibaca, padat dan to the point gak bertele-tele kayak blog sebelah.

  49. Danang Wicaksono

    Min mau tanya, kalo buat pemula yang baru pertama kali nyoba Dunia, step awalnya mending mulai dari mana dulu ya?

    1. Gilang Ramadhan

      @Danang aman kok kak, tapi tetep sangat disaranin backup dulu buat jaga-jaga, biar lebih tenang ngerjainnya.

    2. Bella Safira

      Bantu sharing ya kak @Danang, di versi sebelumnya juga jalan kok, kemaren sempet tes di device temen dan work.

  50. Rina Wulandari

    Singkat, padat, dan solutif. Makasih admin udah mau berbagi ilmu.

  51. Rio Dewanto

    Mau tanya min, kalo datanya belum di-backup dulu aman langsung dieksekusi gak ya? Makasih sebelumnya.

    1. Rian Hidayat

      @Rio mending pake opsi pertama dulu kak, jauh lebih ramah buat pemula dan langkahnya lebih simpel.

  52. Siti Rahma

    Menarik pembahasannya. Btw ada syarat khusus gak sih min sebelum kita mulai setup Tutorial/How-to ini?

    1. Siska Maharani

      Sama kak @Siti, awalnya saya juga bingung, tapi pas dicoba pelan-pelan ternyata gampang banget dipraktekin.

  53. Eko Prasetyo

    Ada yang udah praktekin Geopark? Kira-kira butuh waktu berapa lama ya buat proses lengkapnya?

    1. Hendra Gunawan

      Bantu sharing ya kak @Eko, di versi sebelumnya juga jalan kok, kemaren sempet tes di device temen dan work.

    2. Rizky Pratama

      @Eko pengalaman saya kemarin butuh sekitar 15-20 menitan gan, yang penting ikuti urutannya jangan ada yang diloncat.

    3. Galih Permana

      @Eko kalo error biasanya tinggal di-restart atau diulang dari step sebelumnya gan, gak bakal ngerusak sistem kok.

  54. Citra Kirana

    Sip min, ulasannya jelas dan bermanfaat. Ditunggu update tulisan berikutnya!

  55. Yoga Pratama

    Rekomendasi yang sangat masuk akal sih, langsung saya bookmark buat referensi tim kantor.

  56. Firman Syahputra

    Penasaran sama bagian Dunia tadi, mending pake opsi yang pertama atau kedua ya min buat hasil yang lebih optimal?

    1. Rio Dewanto

      @Firman aman kok kak, tapi tetep sangat disaranin backup dulu buat jaga-jaga, biar lebih tenang ngerjainnya.

  57. Anton Wijaya

    Nice info min. Mau nanya dong, ada resiko error di tengah jalan gak pas nerapin Dunia ini?

    1. Teguh Santoso

      @Anton pengalaman saya kemarin butuh sekitar 15-20 menitan gan, yang penting ikuti urutannya jangan ada yang diloncat.

    2. Angga Wijaya

      @Anton kalo error biasanya tinggal di-restart atau diulang dari step sebelumnya gan, gak bakal ngerusak sistem kok.

    3. Citra Kirana

      Gak butuh biaya tambahan kok kak @Anton, semuanya bisa pake opsi bawaan atau yang gratisan.

      1. Anton Wijaya

        Wah makasih banyak ya kak @Citra udah bantu jawab, langsung saya coba sekarang deh.

  58. Ilham Hidayat

    Kebetulan kemarin lusa sempet nyobain langkah Dunia ini, dan beneran work lancar tanpa kendala.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *